
Program Studi Magister Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta melaksanakan pengabdian masyarakat yang bertajuk “Mencintai Budaya Lokal melalui Pelatihan Membatik Jumputan pada Anak” kegiatan ini dilaksanakan pada 14 oktober 2019 di SDN 15 Surakarta. Kegiatan ini merupakan propram pengembangan kreatifitas anak dan upaya pelestarian budaya lokal dari mahasiswa. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SDN 15 Surakarta kelas 4 sebanyak 80 anak. Mahsiswa Magister Pendidikan menyiapkan sejumlah bahan dan perlatan untuk para siswa, sehingga para siswa sangat antusias untuk mengikutin kegiatan membatik jumputan.
Batik Jumputan dikerjakan dengan teknik ikat celup untuk menciptakan gradasi warna yang menarik. Para siswa boleh memilih warna yang mereka sukai untuk dicampurkan ke kain batik, selain melatih seni, tentuntunya telnik mengikat dan mencelup ini akan melatih motorik halus anak, agar terampil untuk menghasilkan karya. Kain akan diberi gambar pola terlebih dahulu, kemudian pola tersebut dijahit hingga bagian tersebut mengerut. Saat dicelupkan ke dalam pewarna, bagian kain yang dijahit tidak akan terkena warna.
Banyak siswa yang bertanya bagaimanakah kain batik ini digunakan untuk nantinya bisa menjadi pakaian. Pertanyaan tersebut tentunya menunjukkan ketertarikan anak pada kegiatan ini dan anak sudah mulai bisa mengelaborasi apa yang mereka lihat maupun yang dipelajari. Sehingga sangat penting dilakukan kegiatan agar anak semakin mampu mengembangkan ide ataupun gagasannya. Tentunya juga mengenalkan budaya daerah agar anak tidak hanya terkesan dengan kecanggihan teknologi, namun juga sumber daya daerah juga bisa untuk menjadi bahan pembelajaran.